Hai Guys!!

Hey, Folllow my tweet please: http://www.google.com/2005/gml/data.My Twitter .

Drum Corps Unsyiah

Drum Corps Unsyiah berhasil membawa pulang 4 piala dari Kejuaraan Marching Band Se-Sumatera/AKPAR Extravaganza II, Medan.

My Family

Yeah, this is My Big Family.

MERGER 2012

MERGER 2012 is Management of Regeneration 2012,Consist of EKM, PRODIS, PERBANKAN, PERUSAHAAN, dan PEMASARAN. "Sehati Peduli Sejiwa Beraksi"

May 2, is HARDIKNAS and my BornDay

Terimakasih kepada seluruh keluarga serta kerabat yang telah mengucapkan dan memberikan dosa serta kejutan kepada saya. Thanks!.

Selasa, 12 Juni 2018

Retorika Rasa

28 Ramadhan sudah, meskipun penulisan yang benar telah diresmikan menjadi "Ramadan," bagiku logatnya lebih asik seperti bahwa aku menyebutnya.

Masih pada pagi dengan kicau merdu para roamer udara, aku hampir menyudahi tatapan lurus menuju alam indah nan nikmat begitu saja. Namun, aku masih saja memikirkan beberapa hal yang membuat aku ingin sekali menulis beberapa kata seperti mereka. Mereka yang hebat menurutku, berhasil merangsang kemauanku untuk segara lebih memanfaatkan ruang blog ini agar menjadi tulisan yang bisa dikonsumsi dengan benar.

Aku sempat beradu argumen dengan mereka, mengatakan bahwa memang blog ini aku ciptakan untuk mengisi segala kondisi random dari hati, bukan untuk mereka yang hanya suka menikmati.

Namun mereka bersikeras menampilkan hasil tulisan fiksi mereka yang telah siap dikonsumsi. Sungguh  hal itu membuat nafasku memburu, mereka baru, namun lihai dengan diksi yang berhasil merenggut perhatianku, bahkan dengan mata yang berbinar aku mulai merajut kemauan untuk dapat beriringan dengan mereka itu. maka di sepetak kamar yang bertatapkan tembok biru, aku mulai merasa ingin berlari dan meninggalkan bangku penontonku, untuk mampu produktif memanfaatkan setiap jenis ungkapan di hati menjadi berbagai ribu bentuk ungkapan yang dapat dicicipi, Tentu setelah kelar skripsi.

"oalah, masih ya?" keluhan hati tanpa memperhatikan aba-aba dari pemiliknya.
Namun tidak perlu dijawab, karena jawabanya meski ditanya keempat kali pun masih tetap "masih Skripsi, hampir kelar," dan hampir kelar ini pun terus bergulir seiring berjalannya waktu. Namun apapun konsekwensi, aku masih mencoba terus sadar diri, agar prioritas terus dapat digaris bawahi.

Masih terbaring, namun memang kondisi dari pola tidurku sudah berantakan semenjak aku memiliki warung kopi, sebuah usaha idaman yang aku impi-impikan, Ditambah Ria, seseorang yang aku mengira bisa terus berseri di hati pergi begitu saja tanpa meninggalkan sisa-sisa kepingannya, setidaknya agar aku dapat merindu walau hanya sekali kedipan mata.

Aku ingin sekali merasakan badanku menempati tempat tidur untuk segera mampu terlelap, namun tetap saja mata ini terus dirangsang oleh otakku untuk memikirkan lebih banyak kata dan bahasa.
Ahh sudahlah, kali ini aku sudah pada puncaknya, ingin tidur. "Bangunkan aku saat adzan dzuhur ya!" sebuah ungkapan yang selalu aku perintahkan kepada Ria yang sangat setia terhadapku. Dan saat itu aku hanya bisa berkhayal dia mampu membangunkannya melalui angan dan do'a. Selucu itu aku mengharapkannya.
28 Ramadhan, aku tutup paginya dengan mimpiku.

Kamis, 07 Juni 2018

Rapuh

Kularut luruh dalam keheningan hatimu

Jatuh bersama derasnya tetes airmata
Kau benamkan wajahmu yang berteduhkan duka
Melagukan kepedihan di dalam jiwamu

Tak pernah terpikirkan olehku
Untuk tinggalkan engkau seperti ini
Tak terbayangkan jikaku beranjak pergi
Betapa hancur dan harunya hidupmu

Sebenarnya ku tak ingin berada disini
Di tempat jauh yang sepi memisahkan kita
Kuberharap semuanya pasti akan berbeda
Meski tak mungkin menumbuhkan jiwa itu lagi

Aku tak mengerti apa yang mungkin terjadi
Sepenuh hatiku aku tak mengerti

Senin, 04 Juni 2018

Sejak Lama Sirna

Saya sudah sejak lama tidak memilikinya, walau seribu nama menamakannya apa, hanya saya yang terlalu fana dipandang mata.

Dari sekian banyak tema, hanya tentangnya yang terus deras mengarungi cerita.

Saya sudah sejak lama tidak memilikinya, namun saya tetap bangga dengan perjuangan saya, mempertahan cerita tidak berakhir segera, layaknya hati keram yang terus menerus tertindih luka, namun demikian kau adalah masih bahagia yang tetap saya singkat kita.
saya sudah sejak lama tidak memilikinya, apalagi bersamanya. mungkinkah doa kan tetap terjawab dari sekedar saya yang tetap mengharapkannya?

Dia, yang indah walau hanya saya yang merasa selalu berbunga bunga, atau saya yang terlalu jauh terlena dan pergi berkelana?

Dan bahkan, dan masih (terus) saat paragraf ini selesai pun saya hanya mampu memberi kau huruf A dan A.
maafkan saya, dari saya AA!

Minggu, 03 Juni 2018

Biar Saya yang Mengakar

Kebimbangan memang terkadang menjadi mudah menghampiri segala hal yang terpikir hanya sekedar biasa. Namun tidak pada rasa, menerjamahkannya saja tidak cukup sekedar mudah untuk bisa terkelola.
Akhir akhir ini, arah prosa saya seolah terkerucut pada persoalan hati, namun baik untuk diketahui bahwa mengulik definisi dari setiapnya takkan kunjung berujung meski elaborasi tanpa henti.
Memang cukup mudah dibaca bagi mereka yang mempunyai mata, namun sulit terbantah paham jika hanya tidak meresapi makna.
Saya, pria tanpa peka arah dituju untuk meraba, belum benar benar paham sedewasanya harus bagaimana.
Saat ini saya hanya takut akan hal "itu,"
pedahal sudah mencumbu dipalung terdalam sedari dulu, bahkan saat ini saya berfikir bahwa setahun bukan hal tidak mungkin akan tidak lagi satu, namun takut adalah kesia sian yang saya tahu mampu mampu membuat saya tersapu.
jika terus berfikir tentang arah, apakah yakin tidak akan ada lagi pertanyaan dari setiap yang terjatah?
apakah mereka patah? terbantah? atau hanya sekedar melumrah akan rasa yang selalu saya papah?
terkadang berlari untuk dikejar hanya membuat kita akan berfikir sejajar, bahwa sewajarnya kita hanya sekadar mampu menakar, terlebih dari itu sudahlah hanya saya yang mengakar!
Hmmm.. saya sadar, ketika kata demi kata bercerita datar, ini adalah awal tentang cerita kita yg semakin pudar.
bahkan saat disampaikan suka, saya kembali merasa sukar akan was was untuk menderita.