Hai Guys!!
Hey, Folllow my tweet please: http://www.google.com/2005/gml/data.My Twitter .
Drum Corps Unsyiah
Drum Corps Unsyiah berhasil membawa pulang 4 piala dari Kejuaraan Marching Band Se-Sumatera/AKPAR Extravaganza II, Medan.
My Family
Yeah, this is My Big Family.
MERGER 2012
MERGER 2012 is Management of Regeneration 2012,Consist of EKM, PRODIS, PERBANKAN, PERUSAHAAN, dan PEMASARAN. "Sehati Peduli Sejiwa Beraksi"
May 2, is HARDIKNAS and my BornDay
Terimakasih kepada seluruh keluarga serta kerabat yang telah mengucapkan dan memberikan dosa serta kejutan kepada saya. Thanks!.
Senin, 14 Mei 2012
Disth, Nasywa, My Mom, an Me..
06.49
No comments
My Dad?? where??
Tenangg.. Beliau ada dibalik kamera kok..
Inilah keluargaku.. Yg berbaju biru itu namanya Yudisth, dan kami memanggilnya Disth.. yang makai merah itu namanya Nasywa, panggilannya Wawa.. yg makai jilbab itu adalah My Mom, namanya Suryani, kalau ditempat kerjanya sih dipanggil Ani Poeteh. dan yang sedang megang kamera ini adalah My Dad, namanya Yusri...
Foto ini diambil tahun 2008 di Kuala Lumpur, Malaysia.. Saat itu kami sedang liburan bersama rombongan kantor tempat bekerja My Dad..
Jika diperhatikan, orang-orang yang ada di Foto ini kurang ceria.. tentu saja, aku dan Disth baru saja siap bertengkar dan melibatkan hasil foto ini. :D
Jumat, 11 Mei 2012
Bernostalgia dengan '97 ku
11.14
No comments
Saat berumur 3 tahun, aku sudah mulai suka dengan hal-hal yang berbau agak mengarah kemusik..
Tapi, bukan berarti dari kecil sudah bisa bermain alat musik.
sangat suka naik sepeda dengan roda bantuan di kiri kanan belakang bawah sepada ku..
waktu umur seperti itu, aku itu orangnya sangatlah penakut.. kemana-mana harus dikawanin(sekarang ega lagi ya..)
Bahkan aku teringat saat baru pertama kali bersekolah di Taman Kanak - Kanak YKA, aku sempat menangis histeris(ega alay) karena ditinggal pergi sesaat oleh My Dad.. hahaha
jadi lucu teringat masa kecil. pernah punya pacar dimasa kecil, dulu disaat saat tidak mengertinya(maklum masi lugu, tapi ganteng #cuiih) aku mengakui itu semua, tapi sekarang cuma bisa ditertawakan aja dalam hati..
saat umurku 3 th pun aku termasuk anak sangat keraas kepala dan terlalu memaksakan kehendak, apa yang aku pengen harus dituruti, kalau ega diturutin nangis.. eiitss, tapi jangan salah, aku adalah orang sangat malu jika aku ketahuan menangis didepan orang kecuali kedua ortu.. mungkin karena gengsi yang kuat ada pada diriku saat itu..
Tapi, ada hal bisa aku banggakan pada teman-teman ku saat itu, yaitu jika aku makan dimanapun itu aku tidak pernah kececeran sebutir nasi pun dilantai, karena saat itu aku orangnya jijik-an sama hal-hal seperti itu..
Aku punya paman, yang mana saat itu aku sangatlah lengket kemanapun pamanku itu pergi. Kebetulan pamanku hobi memancing, dan selalu pergi siang pulang besok pagi. Pernah suatu saat aku mendengarkan pembicaraan orang-orang gedek di rumahku tentang pergi memancingnya pamanku beserta pemuda-pemuda yang ada ditempat tinggal ku, saat itu pula aku merengek minta ikut.. Berhubung tidak Mendapatkan SIM (surat izin mengikuti) aku bersedia nangis 2 jam lebih dikamar..
Jika sekarang kita pikir, itu semua tidak penting.. tapi lebih tidak penting lagi jika kita harus memikirkan bahwa kejadian itu memang tidak penting.. :D
1 Jiwa 1000 Nama Panggilan
09.58
No comments
Ade Aulia, itulah nama lengkapku saat ini (*semacam akan ganti nama lagi). Sudah 6 tahun berturut - turut nama itu terletak pada no.1 di absen kehadiran kelas (*gak penting). Nama itu pula adalah urutan pertama pemanggilannya ketika ulangan lisan(*lebih tidak penting).. Sebenarnya bukan itu yang akan aku bahas hari ini, melainkan beribu panggilan yang diadakan untukku oleh orang - orang yang kenla terhadapku (*sedikit alay)..
Memasuki masa putih abu-abu, aku memulai karirku diberbagai organisasi yang ada disekolah tercinta.. disamping itu, seiring berjalan waktu yang tidak pernah mundu karena waktu tidak punya spion, panggilan atas nama Ade Aulia pun menjadi beragam di sekitarku, bahkan nama yang sebelumnya aku tidak menduga menjadi panggilan untuk diriku ini..
Panggilan yang berbeda ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan tempat dan kondisi dimana aku berada.. Di rumah, panggilan aku adalah "Dede", ini adalah panggilan untukku oleh seluruh keluarga dari ibu, tapi dari keluarga ayah dipanggil "Ade", bersamaan dengan itu nama panggilan tersebut juga digunakan oleh sebagai guru dan tempat formal aku berada. di kelas aku dipanggil "Ajok", menurut majalah lokal yang aku baca(*siiihiy) nama tersebut adalah panggilan sayang untuk aku (*sungguh tidak mencirikan nama panggilan kasih sayang). Oleh seorang teman perempuan yang pernah aku kenal, dia memanggilku "Big Bos", katanya karena aku bisa pengaruhi semua orang(*bentar lagi jadi magician).. sebelum nama ajok itu tergelar, panggilan "Adelia" pun selalu terdengar saat teman-teman yang wanita ini memanggilku, nama itu digelarkan karena nama ku yang adanya dua kata "Ade Aulia" disingkat menjadi "Adelia".. ada juga "adlia" hanya saja dipelsetkan menjadi "adelia"".. ada beberapa orang memberikan nama kepadaku "Profde", mungkin karena aku berkacamuto.. "Komandan" juga pernah, mungkin karena sering berdiri sendiri ditengah lapangan saat upacara..
hingga kini untuk hal - hal yang bersifat karyatif(apalah) aku selalu menggunakan "proFde" sebagai taggingnya..
khusus di Rumah, bagian lantai 2(cowok-cowok d rumah) memanggil panggilan untuk aku "aden", katanya sih karena aku suka malas-malasan untuk ngerjain kerjaan rumah.
Sebenarnya masih banyak lagi panggilannya. berhubung sudah hek dan capek, cukup aja dah..
Memasuki masa putih abu-abu, aku memulai karirku diberbagai organisasi yang ada disekolah tercinta.. disamping itu, seiring berjalan waktu yang tidak pernah mundu karena waktu tidak punya spion, panggilan atas nama Ade Aulia pun menjadi beragam di sekitarku, bahkan nama yang sebelumnya aku tidak menduga menjadi panggilan untuk diriku ini..
Panggilan yang berbeda ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan tempat dan kondisi dimana aku berada.. Di rumah, panggilan aku adalah "Dede", ini adalah panggilan untukku oleh seluruh keluarga dari ibu, tapi dari keluarga ayah dipanggil "Ade", bersamaan dengan itu nama panggilan tersebut juga digunakan oleh sebagai guru dan tempat formal aku berada. di kelas aku dipanggil "Ajok", menurut majalah lokal yang aku baca(*siiihiy) nama tersebut adalah panggilan sayang untuk aku (*sungguh tidak mencirikan nama panggilan kasih sayang). Oleh seorang teman perempuan yang pernah aku kenal, dia memanggilku "Big Bos", katanya karena aku bisa pengaruhi semua orang(*bentar lagi jadi magician).. sebelum nama ajok itu tergelar, panggilan "Adelia" pun selalu terdengar saat teman-teman yang wanita ini memanggilku, nama itu digelarkan karena nama ku yang adanya dua kata "Ade Aulia" disingkat menjadi "Adelia".. ada juga "adlia" hanya saja dipelsetkan menjadi "adelia"".. ada beberapa orang memberikan nama kepadaku "Profde", mungkin karena aku berkacamuto.. "Komandan" juga pernah, mungkin karena sering berdiri sendiri ditengah lapangan saat upacara..
hingga kini untuk hal - hal yang bersifat karyatif(apalah) aku selalu menggunakan "proFde" sebagai taggingnya..
khusus di Rumah, bagian lantai 2(cowok-cowok d rumah) memanggil panggilan untuk aku "aden", katanya sih karena aku suka malas-malasan untuk ngerjain kerjaan rumah.
Sebenarnya masih banyak lagi panggilannya. berhubung sudah hek dan capek, cukup aja dah..
Rabu, 09 Mei 2012
U N
07.31
No comments
Akhirnya, 2 tahun 10 bulan aku berada di SMA Negeri 11 Banda Aceh, dengan melalui berjuta pengalaman, rasa, cinta, suka, duka, etc... telah dilewati di sekolah yang berada di Paya Umeet tersebut(daerah Lueng Bata).. kini saatnya aku dan teman-teman seangkatan menerobos ujian akhir sekolah dan nasional..
Aku dan kawan-kawan optimis bisa melalui Ujian yang dianggap lumayun menakutkan(katanya), persiapan demi persiapan sudah kami tempuh.. Bimbel dimana-mana, try out bentar-bentar, dan aku merupakan satu-satunya siswa kelas XII yang hanya ikut try out 1 kali..
Saat try put diadakan, saat itu pula kegiatan ekstra kulikuiler di luar sekolah(Marching Band) yang aku geluti membutuhkan sedikit partisipasiku. Kebetulan bulan Maret adalah bulan diadakannya kompetisi besar di Rodoh, Medan. Unit MB dari Banda Aceh saat itu kami perjuangkan agar tetap eksis dan berharap meraih presatasi diajang tersebut, sehingga pada akhirnya kami jadi berangkat menuju Medan untuk bertempur menghadapi setiap lawan se-Divisi, alhasil kami berhasil membawa pulang juara harapan tiga setelah tiga minggu latihan dan berjuang tingkat ujung pendarahan(Ntah betul itu unsur kata?)..
Kompetisi sudah usai, aku kembali bergabung dan mulai membenah diri dari segala ketertinggalan selama aku meninggalkan beberapa waktu dunia akademik saat itu.. tanpa terasa, tanpa dirasa, dan gak mau ngerasa, U N pun tibaaaa....
Kegiatan selama UN adalah kegiatan yang sangat berbeda dari yang pernah terpikirkan sebelum aku dan kawan-kawan menghadapi UN.. Sebelum menghadapi UN, aku berpikir akan sibuk dan hanya belajar aktivitasku, tapi ternyata aktivitas yang terealisasikan saat aku menghadapi UN adalah NGOPI tiap malam..hahahah
Betapa tidak lumrahnya seorang siswa yang seharusnya takut serta resah akan hadirnya UN dan akan berakibat pada masa depannya.. Satu hal paling aku tanamkan pada diriku saat itu yaitu keyakinan, "usaha", serta do'a selalu dipanjatkan, maka hal yang kau takutkan(tidak lulus) itu tidak akan terjadi.
intinya setiap kali kita akan melakukan sesuatu selama kita optimis berada dihati, InsyaAllah berhasil..
Aku dan kawan-kawan optimis bisa melalui Ujian yang dianggap lumayun menakutkan(katanya), persiapan demi persiapan sudah kami tempuh.. Bimbel dimana-mana, try out bentar-bentar, dan aku merupakan satu-satunya siswa kelas XII yang hanya ikut try out 1 kali..
Saat try put diadakan, saat itu pula kegiatan ekstra kulikuiler di luar sekolah(Marching Band) yang aku geluti membutuhkan sedikit partisipasiku. Kebetulan bulan Maret adalah bulan diadakannya kompetisi besar di Rodoh, Medan. Unit MB dari Banda Aceh saat itu kami perjuangkan agar tetap eksis dan berharap meraih presatasi diajang tersebut, sehingga pada akhirnya kami jadi berangkat menuju Medan untuk bertempur menghadapi setiap lawan se-Divisi, alhasil kami berhasil membawa pulang juara harapan tiga setelah tiga minggu latihan dan berjuang tingkat ujung pendarahan(Ntah betul itu unsur kata?)..
Kompetisi sudah usai, aku kembali bergabung dan mulai membenah diri dari segala ketertinggalan selama aku meninggalkan beberapa waktu dunia akademik saat itu.. tanpa terasa, tanpa dirasa, dan gak mau ngerasa, U N pun tibaaaa....
![]() |
| by: google |
Betapa tidak lumrahnya seorang siswa yang seharusnya takut serta resah akan hadirnya UN dan akan berakibat pada masa depannya.. Satu hal paling aku tanamkan pada diriku saat itu yaitu keyakinan, "usaha", serta do'a selalu dipanjatkan, maka hal yang kau takutkan(tidak lulus) itu tidak akan terjadi.
intinya setiap kali kita akan melakukan sesuatu selama kita optimis berada dihati, InsyaAllah berhasil..
Langganan:
Komentar (Atom)











