Akhirnya, 2 tahun 10 bulan aku berada di SMA Negeri 11 Banda Aceh, dengan melalui berjuta pengalaman, rasa, cinta, suka, duka, etc... telah dilewati di sekolah yang berada di Paya Umeet tersebut(daerah Lueng Bata).. kini saatnya aku dan teman-teman seangkatan menerobos ujian akhir sekolah dan nasional..
Aku dan kawan-kawan optimis bisa melalui Ujian yang dianggap lumayun menakutkan(katanya), persiapan demi persiapan sudah kami tempuh.. Bimbel dimana-mana, try out bentar-bentar, dan aku merupakan satu-satunya siswa kelas XII yang hanya ikut try out 1 kali..
Saat try put diadakan, saat itu pula kegiatan ekstra kulikuiler di luar sekolah(Marching Band) yang aku geluti membutuhkan sedikit partisipasiku. Kebetulan bulan Maret adalah bulan diadakannya kompetisi besar di Rodoh, Medan. Unit MB dari Banda Aceh saat itu kami perjuangkan agar tetap eksis dan berharap meraih presatasi diajang tersebut, sehingga pada akhirnya kami jadi berangkat menuju Medan untuk bertempur menghadapi setiap lawan se-Divisi, alhasil kami berhasil membawa pulang juara harapan tiga setelah tiga minggu latihan dan berjuang tingkat ujung pendarahan(Ntah betul itu unsur kata?)..
Kompetisi sudah usai, aku kembali bergabung dan mulai membenah diri dari segala ketertinggalan selama aku meninggalkan beberapa waktu dunia akademik saat itu.. tanpa terasa, tanpa dirasa, dan gak mau ngerasa, U N pun tibaaaa....
Kegiatan selama UN adalah kegiatan yang sangat berbeda dari yang pernah terpikirkan sebelum aku dan kawan-kawan menghadapi UN.. Sebelum menghadapi UN, aku berpikir akan sibuk dan hanya belajar aktivitasku, tapi ternyata aktivitas yang terealisasikan saat aku menghadapi UN adalah NGOPI tiap malam..hahahah
Betapa tidak lumrahnya seorang siswa yang seharusnya takut serta resah akan hadirnya UN dan akan berakibat pada masa depannya.. Satu hal paling aku tanamkan pada diriku saat itu yaitu keyakinan, "usaha", serta do'a selalu dipanjatkan, maka hal yang kau takutkan(tidak lulus) itu tidak akan terjadi.
intinya setiap kali kita akan melakukan sesuatu selama kita optimis berada dihati, InsyaAllah berhasil..
Aku dan kawan-kawan optimis bisa melalui Ujian yang dianggap lumayun menakutkan(katanya), persiapan demi persiapan sudah kami tempuh.. Bimbel dimana-mana, try out bentar-bentar, dan aku merupakan satu-satunya siswa kelas XII yang hanya ikut try out 1 kali..
Saat try put diadakan, saat itu pula kegiatan ekstra kulikuiler di luar sekolah(Marching Band) yang aku geluti membutuhkan sedikit partisipasiku. Kebetulan bulan Maret adalah bulan diadakannya kompetisi besar di Rodoh, Medan. Unit MB dari Banda Aceh saat itu kami perjuangkan agar tetap eksis dan berharap meraih presatasi diajang tersebut, sehingga pada akhirnya kami jadi berangkat menuju Medan untuk bertempur menghadapi setiap lawan se-Divisi, alhasil kami berhasil membawa pulang juara harapan tiga setelah tiga minggu latihan dan berjuang tingkat ujung pendarahan(Ntah betul itu unsur kata?)..
Kompetisi sudah usai, aku kembali bergabung dan mulai membenah diri dari segala ketertinggalan selama aku meninggalkan beberapa waktu dunia akademik saat itu.. tanpa terasa, tanpa dirasa, dan gak mau ngerasa, U N pun tibaaaa....
![]() |
| by: google |
Betapa tidak lumrahnya seorang siswa yang seharusnya takut serta resah akan hadirnya UN dan akan berakibat pada masa depannya.. Satu hal paling aku tanamkan pada diriku saat itu yaitu keyakinan, "usaha", serta do'a selalu dipanjatkan, maka hal yang kau takutkan(tidak lulus) itu tidak akan terjadi.
intinya setiap kali kita akan melakukan sesuatu selama kita optimis berada dihati, InsyaAllah berhasil..







0 komentar:
Posting Komentar