Kamis, 24 Januari 2019

Angka Hingga Nilai dari Makna

Terimakasih untuk para pendahulu serta kawan-kawan seperjuangan

Kembali berkutat diantara jemari yang menari diatas papan ketik canggih masa kini, yang tentunya pendahulu kita di era zamannya tidak kian merasakan tentang menakjubnya fitur-fitur dinamis yang disediakan. Beruntunglah kita bernafas pada zaman dengan segala kenikmatan yang ada.

Baru saja beberapa hari berselang aku melewati ujian akhir dari karir panjangku di bangku kuliah, kebahagian sesaat tertuang diantara wajah meriah para perangkul karib seperjuangan dulu, aku tentu merasakan hangatnya suka ria selebrasi singkat kala itu. Memang aku sedang dalam kondisi suka, namun aku merasakan duka disela tawa mereka atasku, pasti kalian bertanya tentang hal apa yang aku ratapi dalam hati, aku melihat tawa disandingkan pengharapan yang belum mampu mereka capai seperti yang aku dapatkan saat ini.

Aku masih merasa yakin tentang apa yang orang fikirkan mengenai stelan jas serta perangkat yang kerap melekat pada para borjuis itu kemudian melekat di tubuh kami, maka adalah keterlambatan yang sia-sia atas waktu yang kami buang terlalu lama untuk menamatkan studi alih-alih kaum intelek yang tidak mencerminkan kaumnya.

Aku pernah menulis tentang banyak hal yang sebagian dari tulisanku itu tidak sama sekali mampu dipahami oleh sebagian besar dari pembacanya, banyak dari sebagian mereka bertanya tentang apa maksud yang memberi manfaat dari tulisanku untuk mereka yang sudah membacanya. Aku diam, namun hatiku tidak bungkam, karena aku menulisnya bukan untuk mereka yang hanya mengejar makna serta pengakuan estetika pemuas otak belaka. Namun aku lebih mementingkan rasa yang aku tuju tertuang didalam segenap elaborasi, yang pada hakikatnya tidak sepenuhnya menjadi perwakilan dari keseluruhan rasa yang aku punya, tentu saja setelahnya, makna dari semua itu adalah milikku, bukan milik kalian pembaca yang menginginkan makna dari apa yang hendak kalian paksa. Yang mementingkan kualitas bacaan setingkat penulis kondang yang bukunya butuh antrian untuk bisa mendapatkannya. Kemudian lagi, Pertanyaan populer yang acap kali dijumpai yaitu; lantas mengapa aku membuat tulisan untuk dibaca? Kemudian dengan jelas aku menjawab bahwa, dari setiap bait kata yang tertuang, bacaan dari tulisanku hanya untuk mereka yang berjibaku dengan makna yang pas mengena dilubuk jiwa.

Seperti halnya masa studi yang dilalui. Bagi kami, tamat sesuai kehendak diri kami sendiri merupakan suatu cara mengungkapkan bahwa bukan menjadi ketidakmampuan bagi kami untuk memberikan akhir yang cepat dengan raihan angka semester yang tidak terlampau boros untuk mengakhiri cerita di bangku perkuliahan versi mereka, namun otak kami tidak sedatar anggapan-angapan tersebut, kami lebih memilih alasan lainnya untuk mengejar makna dari apa yang kami anggap lebih bernilai dari sekedar angka, bukan bertujuan merugikan pihak lainnya, namun untuk menemukan dari apa yang layaknya orang biasa tidak temukan ketika mereka hanya bermain lurus segaris berjalan mencari akhiran. Tentu hal tersebut bukanlah pengalihan untuk menghibur diri dari rasa tertekan untuk mengelak atas tuduhan yang dilontarkan. Jika kemudian disalahkan adanya tulisan ini dikarenakan rasa bersalahku terhadap diri sendiri, tentu bukan itu sabuk inti yang mesti dipahami, tapi adanya tulisan ini dikarenakan memang adanya anggapan-anggapan miring kepada golongan kami yang kini terlampau senja mengakhiri cerita tentang perjalanan masa studi. lagi-lagi bukan tentang pembelaan, namun itulah dari satu hingga ribuan kata yang aku pilih untuk diucapkan, hingga mampu kita pahami bersama tentang angka, nilai, hingga makna bukan hanya milik satu perorangan, namun melekat dan melebur disekujur tubuh seluruh insan.

Akhirnya, dari sebagian besar mereka yg lebih peduli terhadap angka, maka kamilah dari sebagian kecil yang lebih peduli kepada nilai yg tidak terhitung olehnya (AA - BNA, 24/01/19)

*teruntuk kawan-kawan seperjuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah angkatan 2012 yang masih merangkak, berjalan, hingga berlari menuju S.E.lamat di akhir perjuangan studi kita! akhir kata, Semangat!! Semoga Sukses untuk kita!! Wassalam.


0 komentar:

Posting Komentar