Sabtu, 09 Maret 2013

Tiba dipertengahan masa labil putih abu-abu

          Setelah melewati banyak hal dikelas X, akhirnya aku pun berada pada masa yang katakatanya masa seperti sekarang ini adalah saat-saat kami menjadi raja setelah kami mengemban peran peringkat babu terdahulu(Pendapat Senior yang tidak sahih) dan kata-katanya lagi saat kita kelas XII akan menjadi dewa..
          Lupakan pendapat-pendapat yang bisa membuat kita seperti sedang bermain game online(sejeni RF-Online), kapan mau real kalo begitu terus-menerus. Pada masa yang sekarang ini, aku mulai merasa bertambah ilmu  tentang pengetahuan sekitar lingkungan sekolah, dan aku mulai bisa membaca siklus-siklus apa yang dimiliki pada sekolah tersebut, pertambahan yang au miliki sekarang berada di 75%.
          Aku bangga dengan apa yang aku miliki, aku bangga dengan apa yang sekitar aku miliki, termasuk saat aku berada dikelas XI ini mulai saat nya kepemerintahan Organisasi penyalur aspirasi siswa ini kepada leting kami dari masa kepemimpinan yang lumayan aku banggakan juga.
          OSIS, sebuah organisasi penampung aspirasi siswa/i untuk disampaikan dan dilanjutkan kepada pihak teratas dari siswa/i. di sekolah ini, sebelum siswa/i melibatkan dirinya diorganisasi tersebut, terlebih dahulu mereka wajib mengikuti Didikan dan Latihan OSIS untuk dijadikan bekal mereka saat mengemban kewajiban serta tugas yang diberatkan kepada mereka.
          Sepertinya sudah tiba saat-saat leting kami yang harus segera menggantikan rezim sebelunmya untuk dilanjutkan perjuangan dari mereka, aku pun terlibat pada diklat dan otomatis aku akan melibatkan diriku di OSIS nantinya, hanya saja saat itu aku mulai merasa kehilangan sebelah sayapku karena sesungguhnya 60% kepercayaan diri berada pada teman yang bisa dengan lempang berkomunikasi denganku, kebetulan saat itu dia sedang terlibat dikegiatan yang sudah diembannya sejak kelas satu, sebuah kegiatan bela negara, tapi apa yang harus dikata, aku sudah basah setengah badan(karena tidak cukup air basahi seluruh badan) adengan artian aku sudah berada di OSIS sejak masih kelas X dan cukup tanggung jika harus memutuskan untuk berhenti berjuang hanya karena salah seorang teman yang berkulit hitam ini tidak berada bersama peserta diklat lainnya.
          Diklat usai, para peserta pulang dengan membawa seberkas cerita di tempat berlansung kegiatan yang  mereka ikuti begitu pula aku, dan setelah diklat selesai aku melihat seberkas sinar ternyata teman-teman yang tidak ikut diklat tapi telah punya pengalaman yang lumayan oke boleh bergabung. yoyoi, proses tinggal menuju Kampanye dan tanpa disangka aku terpilih menjadi salah seorang kandidat Calon ketua umum diantara 3 calon lainnya.
             yang karena modal utama aku hanya teman-teman yang percaya pada ku, dan secercah harapan untuk mendapatkan pengalaman maka diterima tawaran menjadi calon. Tim sukses aku merupakan tim sukses yang terhebat sepanjang masa(versi aku) karena.. karena........ karena... ada "someone"(you know lah) bahahah.. Tapi bukan karena faktor itu kok, tapi realita tentang usaha mereka. Terimaksih..
             3 Bulan Berlalu setelah kampanya, panggilan datang kepada kami anggota OSIS baru setelah mengikuti diklat 3 bulan yang lalu untuk mengikuti rapat tentang pembetukan panitia untuk acara peringatan hari besar islam(Maulid) dan sekaligus pengumuman hasil hitung suara setelah pemilu.
              suara terbanyak, 1385 dimenangkan oleh calon ketua umum OSIS 2011 bernomor 1, yaitu...................................yaitu...yaitu lupa ceritanya(amnesina)....... 

0 komentar:

Posting Komentar